Angkola
Horas
Orang Angkola tinggal di Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan; Sipirok termasuk pusat budayanya. Marga yang dikenal antara lain Harahap dan Siregar. Bahasa Angkola berkerabat dekat dengan bahasa Mandailing. Sebagian besar orang Angkola beragama Islam, sebagian lagi Kristen.
- Wilayah
- Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan
- Bahasa
- Bahasa Angkola
- Kekerabatan
- Dalihan Na Tolu
Sumber: Suku Angkola — Wikipedia
Budaya
Sejarah
-
Masa Hindu-Buddha
Kaitan dengan Padang Lawas dan Portibi
Menurut B. G. Siregar dalam Surat Tumbaga Holing (1984), orang Batak Angkola awalnya berkembang dari daerah Portibi, Padang Lawas (Padang Bolak). Di Portibi terdapat kompleks candi Bahal peninggalan Hindu-Buddha; pengaruhnya tampak pada aksara, astrologi dan kosakata Sanskerta.
Sumber: Suku Angkola — Wikipedia
-
Awal abad ke-19
Perang Padri dan masuknya Islam
Pada masa Perang Padri di awal abad ke-19, pasukan Padri melakukan pengislaman besar-besaran atas masyarakat Mandailing dan Angkola. Salah satu pemimpin pasukan Padri, Tuanku Imam Lelo, membangun benteng yang kelak menjadi cikal bakal Kota Padangsidimpuan.
Sumber: Suku Batak — Wikipedia · Kota Padangsidimpuan — Wikipedia
-
1883-1906
Padangsidimpuan ibu kota Keresidenan Tapanuli
Pada masa Hindia Belanda, Padangsidimpuan menjadi ibu kota Keresidenan Tapanuli sebelum dipindahkan ke Sibolga. Angkola dan Sipirok saat itu menjadi onderafdeling dengan pusat di Padangsidimpuan.
Sumber: Kota Padangsidimpuan — Wikipedia · Suku Angkola — Wikipedia
-
1956
Kabupaten Tapanuli Selatan
Melalui UU Darurat No. 7 Tahun 1956, Kabupaten Padangsidimpuan diubah menjadi Kabupaten Tapanuli Selatan dengan wilayah bekas Afdeling Padangsidimpuan. Kabupaten ini kemudian dimekarkan, antara lain menjadi Kota Padangsidimpuan (2001) serta Padang Lawas dan Padang Lawas Utara (2007).
Sumber: Kota Padangsidimpuan — Wikipedia · South Tapanuli Regency — Wikipedia
-
1975
Berdirinya GKPA
Gereja Kristen Protestan Angkola resmi berdiri pada 26 Oktober 1975 ketika memperoleh otonomi dari HKBP dengan nama HKBP-Angkola. Nama Gereja Kristen Protestan Angkola dipakai setelah bergabung dengan Gereja Protestan Angkola pada 1988.
Sumber: Gereja Kristen Protestan Angkola — Wikipedia
-
2014
Sipirok menjadi pusat pemerintahan
Setelah Padangsidimpuan menjadi kota otonom, Sipirok ditetapkan sebagai ibu kota baru Kabupaten Tapanuli Selatan. Kantor-kantor pemerintahan kabupaten dipindahkan dari Padangsidimpuan ke Sipirok pada pertengahan 2014.
Sumber: Sipirok, Tapanuli Selatan — Wikipedia
Dalihan Na Tolu
Mora, kahanggi dan anak boru. Asasnya: hormat marmora, manat markahanggi, elek maranak boru.
Mora adalah pihak keluarga pemberi boru (keluarga pihak istri) yang mendapat kedudukan paling dihormati dalam adat.
Kahanggi adalah kerabat semarga (keluarga pihak suami) yang bersama suhut menjadi tuan rumah sebuah horja atau hajatan adat.
Anak boru adalah pihak keluarga penerima boru, yaitu keluarga saudara perempuan atau suami dari saudara perempuan.
Foto: Esti PIbranto ·
Foto: Asyafii ·
Foto: Boy Lawson ·