Langsung ke isi
Partuturan

Partuturan & kekerabatan

Setiap suku punya sistem kekerabatan dan sapaannya sendiri. Sebutan untuk orang yang sama bisa berbeda: contohnya, sapaan seorang anak kepada kakek ayahnya berbeda antara Toba dan Karo. Karena itu setiap suku kami jelaskan dengan istilahnya sendiri.

ertutur.karo-online.com/?suku=toba
Contoh dari Toba
HoNapitupuluibu boru Simanjuntak
IbanaSimanjuntakseumuran orang tuamu
Tutur kalian Tulang

Marga Simanjuntak adalah hula-hula-mu.

Toba

Dalihan Na Tolu

Tiga batu tungku bersama-sama menopang periuk. Begitu juga tiga pihak ini menopang setiap acara adat. Pepatahnya: somba marhula-hula, manat mardongan tubu, elek marboru.

IHula-hula

Pihak pemberi istri: keluarga semarga ibu (tulang) dan keluarga semarga istri. Dihormati sebagai sumber berkat — somba marhula-hula.

IIDongan tubu

Saudara semarga, keturunan leluhur laki-laki yang sama. Diperlakukan dengan hati-hati dan saling menjaga — manat mardongan tubu.

IIIBoru

Pihak penerima istri: keluarga suami dari saudara perempuan dan anak perempuan kita. Dikasihi dan dibujuk — elek marboru — dan merekalah yang bekerja melayani dalam acara adat.

Sapaan dalam keluarga

AmangAyah; juga sapaan hormat untuk laki-laki yang lebih tua
InangIbu; juga sapaan hormat untuk perempuan yang lebih tua
OmpungKakek atau nenek (ompung doli / ompung boru)
Amangtua · InangtuaAbang ayah dan istrinya
Amanguda · InangudaAdik laki-laki ayah dan istrinya
TulangSaudara laki-laki ibu, juga laki-laki semarga ibu dari generasi orang tua
NantulangIstri tulang
NamboruSaudara perempuan ayah
AmangboruSuami namboru
Ito · IbotoSaudara lawan jenis: laki-laki kepada perempuan dan sebaliknya
LaeSapaan antara laki-laki: ipar, atau anak laki-laki tulang dan namboru
EdaSapaan antara perempuan: ipar perempuan
ParibanBagi laki-laki: anak perempuan tulang — dulu dianggap jodoh yang ideal
BereBagi laki-laki: anak dari saudara perempuan
Hela · ParumaenMenantu laki-laki · menantu perempuan
PahompuCucu

Kenali Toba →

Karo

Rakut Sitelu

Rakut sitelu, “tiga ikatan”, juga disebut daliken sitelu: kalimbubu, senina dan anak beru.

IKalimbubu

Pihak pemberi istri. Dihormati dan dianggap sebagai sumber berkat.

IISenina · Sembuyak

Saudara semarga dan sepenanggungan.

IIIAnak beru

Pihak penerima istri. Merekalah yang mengatur dan melayani dalam kerja adat.

Sapaan Karo bisa dicari langsung di App Ertutur, yang sudah lengkap untuk Karo.

Kenali Karo →

Simalungun

Tolu Sahundulan

Tolu Sahundulan (tondong, sanina, boru), yang dalam adat diperluas menjadi Lima Saodoran: suhut, tondong, paboru, tondong ni tondong, dan anak boru jabu (mintori).

ITondong

Pihak pemberi istri, yaitu kerabat dari pihak istri (dalam salah satu sumber disebut tulang).

IISanina

Kerabat satu keturunan atau satu marga dari pihak ayah.

IIIBoru (anak boru)

Pihak penerima istri, yaitu keluarga suami dari saudara perempuan.

Rincian partuturan suku ini sedang dikumpulkan bersama penutur asli.

Kenali Simalungun →

Pakpak

Sulang Silima

Sulang Silima, lima unsur kekerabatan Pakpak: perisang-isang, pertulan tengah, perekur-ekur, berru, dan puang atau kula-kula. Saudara semarga disebut dengan sibeltek.

IPerisang-isang

Sinina tertua, yaitu keturunan atau generasi tertua dalam satu kelompok kerabat.

IIPertulan tengah

Sinina penengah, yaitu keturunan atau generasi tengah.

IIIPerekur-ekur

Sinina terbungsu, yaitu keturunan atau generasi bungsu.

IVBerru

Kerabat penerima gadis, yaitu pihak keluarga suami dari anak perempuan.

VPuang / Kula-kula

Kerabat pemberi gadis, yaitu pihak keluarga istri; Wikipedia memakai 'puang', sedangkan lambang Pakpak Bharat memakai 'kula-kula'.

Rincian partuturan suku ini sedang dikumpulkan bersama penutur asli.

Kenali Pakpak →

Angkola

Dalihan Na Tolu

Mora, kahanggi dan anak boru. Asasnya: hormat marmora, manat markahanggi, elek maranak boru.

IMora

Mora adalah pihak keluarga pemberi boru (keluarga pihak istri) yang mendapat kedudukan paling dihormati dalam adat.

IIKahanggi

Kahanggi adalah kerabat semarga (keluarga pihak suami) yang bersama suhut menjadi tuan rumah sebuah horja atau hajatan adat.

IIIAnak boru

Anak boru adalah pihak keluarga penerima boru, yaitu keluarga saudara perempuan atau suami dari saudara perempuan.

Rincian partuturan suku ini sedang dikumpulkan bersama penutur asli.

Kenali Angkola →

Mandailing

Dalian Na Tolu

Mora, kahanggi dan anak boru. Ditulis Dalian Na Tolu, juga Dalihan Na Tolu. Asasnya: hormat marmora, manat markahanggi, elek maranak boru.

IMora

Mora adalah pihak keluarga pemberi istri (keturunan saudara laki-laki ibu, keluarga pihak istri), yang dihormati karena memberikan anak perempuan (prinsip hormat tu mora).

IIKahanggi

Kahanggi adalah kerabat yang terhubung melalui garis keturunan laki-laki yang sama (semarga), dengan prinsip manat markahanggi (saling memperhatikan).

IIIAnak boru

Anak boru adalah pihak penerima istri, yaitu garis keturunan orang yang mempersunting saudara perempuan kita atau saudara perempuan ayah, dengan prinsip elek maranak boru (bijak membujuk).

Rincian partuturan suku ini sedang dikumpulkan bersama penutur asli.

Kenali Mandailing →

Ertutur: cara kerjanya

  1. Daftar

    Buat akun dengan email, atau masuk sebagai tamu lewat undangan dari keluarga.

  2. Catat keluargamu

    Amang, inang, saudara, anak — satu per satu sampai ke ompung. Cukup sekali.

  3. Temukan tutur

    Dari pohon keluarga, Ertutur menunjukkan sapaan yang tepat untuk setiap orang.

Yang bisa dilakukan

Pohon keluarga

Daftar, bagan, dan pohon penuh keluargamu, lengkap dengan pernikahan dan foto.

Bersama keluarga

Undang saudara untuk melihat atau ikut mengisi pohon keluarga.

Di HP seperti aplikasi

Ertutur berjalan di browser dan bisa dipasang di layar utama HP, tanpa toko aplikasi.

Tiga bahasa

Bahasa Indonesia, Deutsch, dan English. Istilah adat tetap dalam bahasa Batak.

Tanya jawab

Untuk suku mana Ertutur sudah bisa dipakai?

Pohon keluarga bisa dipakai siapa saja. Tutur dihitung untuk Karo dan Toba — dari pohon keluarga maupun dari marga dan marga ibu saja. Istilah Toba masih diperiksa penutur asli; suku lain menyusul.

Apakah Ertutur berbayar?

Tidak. Ertutur bisa dipakai gratis dan tanpa iklan.

Siapa yang bisa melihat pohon keluargaku?

Hanya kamu dan orang yang kamu undang. Pohon keluarga baru terbuka setelah masuk (login) dan tidak tampil di mesin pencari.

Bagaimana kalau sapaan di kampungku berbeda?

Partuturan bisa berbeda antardaerah, dan antara Toba, Angkola, Mandailing, Simalungun, Pakpak dan Karo. Kirim saran supaya aturannya bisa diperiksa dan diperbaiki.

Kenapa Ertutur beralamat di karo-online.com?

Ertutur pertama kali dibuat untuk orang Karo. Satu aplikasi melayani semua suku Batak, jadi akun dan pohon keluarga tetap sama — dengan login dan kebijakan privasi sendiri, terpisah dari situs ini.

Coba tutur Toba di Ertutur → Unduh flyer