batak.de memakai kata Batak untuk rumpun bahasa, aksara dan adat yang berkerabat di Sumatera Utara: Toba, Karo, Simalungun, Pakpak, Angkola dan Mandailing. Kata ini tidak kami pakai sebagai identitas tunggal. Sebagian orang Karo dan Mandailing tidak menyebut diri mereka Batak, dan sikap itu kami hormati.
Karena itu setiap suku disebut dengan istilahnya sendiri: ulos di Toba, uis di Karo, hiou di Simalungun; HKBP, GBKP, GKPS. Istilah satu suku tidak kami pakai sebagai istilah “Batak” untuk semua.
batak.de dibuat perantau di Jerman, nonkomersial dan terbuka untuk koreksi. Ada istilah yang salah atau belum ada? Kirim ke redaksi.